Selasa, 01 Desember 2015

Puisi karya Mahasiswa STIE Bima



I
ni cerita dan isi hatiku,Kubuatkan puisi ini untuk seseorang yang berperan penting dalam hidupku,orang yang pernah menyia-nyiakan masa mudanya demi merawatku,membesarkanku dan memberikan kasih sayangnya padaku yang bukan anaknya,kupersembahkan puisi ini untukmu,untuk kau baca disurga,agarku bisa tau betapa bahagianya engkau disana,tidak ada yang bisa kuberikan untuk membanggakan dirimu,tidak ada yang bisaku berikan untuk menyenangkan hatimu,hanyalah detik-detik terakhir kepergianmu aku disampingmu,.
Ibu,,tidak pernahku menyangka betapa cepatnya engkau meninggalkanku,meninggalkan suka dukamu,meninggalkan canda tawamu,dan meninggalkan masa lajangmu,,,
Tidak pernah enkau berpikir untuk meninggalkan masa lajangmu semasih engkau hidup,demi membahagiakan keluargamu engkau berjuang mencari nafkah bukan hanya untuk mengisi perutmu yang kosong tapi,demi tercapainya cita-cita keluargamu.
kini dalam sujudku hanyalah do’a yang bisa ku kirimkan untukmu,.
“Dimohon bagi Siapapun yang membaca puisi dibawah ini,meluangkan  waktu nya sejenak membaca surat Al-faatihah untuk ibu (nur akbar)”..
Dia bukanlah Ibuku tapi Dia seperti Ibuku”,,,
Judul Puisi   : Ibuku Bukan Ibuku
Karya         : Ahmad Yani (Mahasiswa STIE Bima)

IBUKU BUKAN IBUKU
Kau bukan ibuku
Tapi mengapa engkau seperti ibuku
Aku tidaklah terlahir dari rahimmu,
Tapi mengapa engkau menganggapku sebagai anakmu

Diriku yang masih kecil dulu
Engkau membelaiku, mencintaiku, dan menggendongku dengan penuh kasih sayang tulus darimu
Engkau begitu menyempurnakan duniaku
Dunia yang dipenuhi dengan orang-orang yang menyayangiku

Oh tuhan
Apa salahku ?
Apa dosanya ?
Begitu cepat engkau memanggil ibu
Begitu cepat engkau membawanya ke surga
Padahalku masih rindu belaiyan ibu

Hari demi hari telah engkau lewati
Canda,tawa,dan tangis telah engkau rasakan
Tapi senyum mu tinggal kenangan

Ibu…

1 komentar: